Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

kereta cepat jakarta-bandung

Gambar
Pemerintah memastikan tetap melanjutkan  kereta cepat Jakarta-Bandung . Kecepatan yang diperlukan untuk kereta cepat ini sekitar 250-300 kilometer (km)/jam. Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, untuk penggarapan kereta cepat menggunakan mekanisme business to business  (B to B). Kemudian, tidak melibatkan anggaran negara. Persyaratan lain, tidak menggunakan jaminan dari pemerintah. "Tiga hal itu diputuskan," kata dia usai rapat dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (1/9/2015). Dalam hal ini, Rini mengatakan yang bakal menggarap  kereta cepat  ialah China. Pasalnya, negara tersebut memenuhi tiga persyaratan itu. "Dilihat dari dua proposal yang diterima , yang memenuhi dua proposal adalah proposal China. Tidak  minta jaminan apa-apa, tidak minta anggaran pemerintah dan tranksaksi B to B," jelasnya. Saat ini, kata dia, perusahaan BUMN Indonesia sedang melakukan pendalaman dengan BUMN China untuk perjanjian joint venture . Mekanisme penggarapannya, dengan konsors...